Langsung ke konten utama

SELFI DENGAN MATAHARI : Belajar Motivasi dari Bunga Matahari ini

Sekedar Kata Lokal
Bunga matahari ini mampu tumbuh di sela -sela batu. Biji matahari dengan keterbatasan lingkungan mampu beradaptasi terhadap lingkungan sehingga dia bisa tumbuh dan berkembang.

Bunga matahari diketahui berasal dari kawasan Meksiko, Peru, dan Amerika Serikat. Dari ketiga wilayah itulah kemudian budidaya dan penyebaran bunga kuning ini dimulai hingga akhirnya hampir tumbuh di semua negara, termasuk Indonesia.

Lingkungan yang paling optimal untuk menanam bunga matahari adalah kawasan pegunungan yang memiliki tingkat kelembaban tinggi, namun harus dalam kondisi banyak sinar matahari. Kawasan tersebut biasanya dijumpai pada daerah dengan ketinggian antara 1000 sampai 1500 meter di atas permukaan laut.

Suhu yang ideal untuk pertumbuhan tanaman perdu ini adalah lebih dari 10 derajat Celcius dengan curah hujan setidaknya sebanyak 50 hingga 80 mm per bulan. Meski begitu sebenarnya tingkat adaptasi bunga matahari juga sangat tinggi, sehingga tanaman ini tetap mampu bertahan pada berbagai macam kondisi.

Negara dengan iklim sub-tropis adalah kawasan yang paling cocok untuk pertumbuhan bunga matahari, tetapi bukan berarti tanaman ini tidak bisa hidup di lingkungan tropis seperti Indonesia. Bahkan wilayah Eropa yang memiliki iklim sedang juga bisa ditanami bunga matahari.

Lingkungan asli bunga matahari adalah padang rumput, ladang, tepi jalan dan lahan pertanian. Bunga matahari paling baik tumbuh di daerah yang cerah dan lembab. Bunga matahari bisa tumbuh di awah sinar matahari lama bulan-bulan musim panas di lingkungan yang kering dan terbuka lebar.

Bunga matahari liar toleran terhadap suhu tinggi dan rendah, meskipun lebih toleran terhadap suhu rendah dengan kisaran suhu optimal antara 21 dan 26 derajat Celcius. Tanaman ini tumbuh subur di tanah alkali dan agak tahan kekeringan. Tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik

Untuk tumbuh dengan baik, bunga matahari membutuhkan sinar matahari penuh. Mereka tumbuh paling baik di tanah yang subur, lembab, dan drainase yang baik. Dalam penanaman komersial, benih ditanam dengan jarak 45 cm dan kedalaman 2,5 cm (0,98 in). 

Tidak hanya itu, tanaman ini juga memiliki kemampuan untuk hidup di lingkungan kering. Hal itu dikarenakan sistem perakarannya sangat mumpuni dan mampu bertahan meski berada pada kondisi tanah kering. Satu-satunya ketidakmampuan tumbuh bunga ini adalah apabila terdapat naungan di sekitarnya.

Oleh sebab itu bunga matahari harus ditanam pada lahan yang luas menyesuaikan dengan jumlah pokok yang diinginkan.  Pertumbuhan bunga matahari sangat bergantung pada pasokan cahaya matahari yang diperolehnya.

Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30 cm). Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap / condong ke arah matahari atau heliotropisme.


Penyerbukan terbuka (silang) dan dibantu oleh serangga. Pada hari yang cerah, tandan bunga majemuk mengikuti pergerakan harian Matahari (asal nama tumbuhan ini), yang gejalanya disebut heliotropisme. Dengan karakteristik pelacakan matahari, bunga matahari adalah salah satu spesies tanaman yang menghadap matahari dan melacak pergerakannya untuk mengoptimalkan penggunaan cahaya. Kuncup bunga dan bunga muda akan menghadap ke timur di pagi hari dan mengikuti matahari saat bumi bergerak di siang hari.

Tumbuhan mendapat keuntungan 10% lebih fotosintesis karena pergerakan ini.
Bunga matahari memiliki warna cerah dan ceria, memberi kehangatan ala musim panas yang manis. 

Bunga matahari telah menjadi favorit banyak orang. Bunga ini banyak ditanam dan dijadikan pengihias rumah dan ruangan yang indah. Ciri khusus bunga matahari juga memberi keunikan tersendiri bagi bunga penuh makna ini.

Bunga matahari kerap diasosiasikan dengan kesetiaan, keceriaan, dan semangat. Makna bunga ini juga dapat dilihat dari ciri khusus bunga matahari. Ciri khusus bunga matahari yang paling dikenali mungkin adalah warna kuning cerah pada kelopaknya.

Di bagian tengah yang dikelilingi bunga tepi terdapat bunga tabung tempat benih berkembang. Bunga tabung ini merupakan bunga majemuk yang terdiri dari banyak kuntum pusat yang berwarna kuning hingga coklat. Bunga tabung ini dapat melakukan penyerbukan sendiri atau mengambil serbuk sari oleh angin atau diangkut oleh serangga.

Namun, ketika bunga menjadi lebih berat selama produksi benih, batang akan mengeras dan kepala bunga dewasa umumnya akan tetap menghadap ke timur.

Buah matahari dapat ditemukan pada bagian bunga matahari. Ini merupakan hasil dari peyerbukan bunga tabung majemuk oleh angin dan serangga. Buah matahari bertipe buah kurung (achene). Saat Kering buah akan berdinding agak keras dan tak terlalu tebal, ini kerap disangka biji bunga matahari. .

Biji yang sesungguhnya terletak di dalam, terlindung oleh buah yang serupa tempurung. Biji matahari dapat dikonsumsi dan dikenal juga dengan sebutan kuaci. Mereka dapat dikonsumsi mentah atau dimasak. Biji bunga matahari kaya akan lemak sehat. Minyak bunga matahari terbuat dari biji hitam (biji minyak), sedangkan camilan sehat terbuat dari biji bergaris (biji non minyak).

Kuaci, atau biji bunga matahari, dijual sebagai makanan ringan mentah, atau setelah dipanggang dalam oven, dengan atau tanpa garam dan/atau bumbu yang ditambahkan. Bunga matahari dapat diolah menjadi alternatif selai kacang, selai bunga matahari, Sonnenblumenkernbrot (roti biji bunga matahari) makanan untuk burung atau dapat digunakan langsung dalam memasak ataupun salad, seperti pada roti, salep medis, pewarna dan cat tubuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Purbalingga, Bengkelnya Manusia Purba di Indonesia

Purbalingga, Bengkelnya Manusia Purba di Indonesia Siang itu saya lagi ngobrol dengan pak waluyo, guru bahasa jawa di sekolah kami, Beliau sedang asyik membaca LKS yang saya lihat sedang membaca tentang manusia purba pertama di Indonesia ya di Purbalingga kota kami tercinta.  Beneran neh ? terus saya minta izin untuk membacanya, wah benar bahwa daerah Purbalingga dulunya memang tempat bengkelnya manusia purba di purbalingga. terus sy browsing di internet.  Ya, menurut arkeolog Prof Truman Simanjuntak memeng Purbalingga dulunya merupakan cekungan besar tempat dibuatnya peralatan purba hal ini dibuktikan dengan ditemukannya alat-alat manusia purba di daerah sepanjang aliran sungai Klawing dan sekitarnya, bahkan ada batu pocong hi hi hi. apa ada hubungannya nama Purbalingga dengan manusia purba sendiri? P eninggalan benda megalitikum atau zaman batu besar banyak ditemukan di lereng di Purbalingga, Jawa Tengah. Batu ini ada beberapa bentuk seperti batu berbentuk pocong, punden be...

Dari singkong kita bisa maju : sebuah sharing pengalaman sederhana tentang pembuatan bio ethanol dari singkong

Bio ethanol, mungkin tidak semua orang memahaminya, ya , bio ethanol merupakan salah satu sumber alternatif energi yang mempunyai potensi di masa depan, Dua Minggu yang lalu kami melakukan kegiatan, yang mungkin oleh kebanyakan siswa SMP jarang dilakukan. Di sekitar sekolah kami, SMP N 1 Kaligondang, banyak sekali ditemukan perkebunan singkong, yang meliputi kecamatan Kaligondang, kecamatan Pengadegan dan kecamatan Kejobong, keadaan tanah yang kering berupa tegalan dimanfaatkan untuk bertanam singkong. berawal dari potensi lokal tersebut, sangatlah mempunyai prospek bagi pengembangan energi alternatif dari singkong.untuk membuat bio ethanol dari singkong memang kami tidak dari awal kegiatan yaitu dari fermentasi tetapi dari bahan tape singkong yang sudah di jual di pasar.  Diharapkan dari pembuatan bio ethanol sederhana dapat membuka wawasan baru bagi siswa mengenai energi alternatif. bahan yang kami siapkan yaitu, tape singkong, untuk peralatan yang digunakan adalah : 2 buah ...

PRAKTIK MEMBUAT ES GOYANG.GARAM MENURUNKAN TITIK BEKU

ES GOYANG Hari itu, Kamis 20 Januari 2011, ada sebuah pengalaman baru yang kami dapatkan.  Anak kelas 7 sekolah kami membuat es, namanya es goyang. Kenapa disebut es goyang? ya mungkin karena pembuatannya perlu digoyang-goyang he... he... he ... Rencana kegiatan ini memang sudah di setting beberapa hari sebelumnya agar dipersiapkan segala " uba rampenya ". Anak-anak di sekolah kami memang kebanyakan termasuk golongan menengah ke bawah malah kebanyakan banyak yang tidak mampu secara ekonomi, hanya dua atau tiga orang dalam satu kelas yang memiliki lemari es. Sehingga, mereka begitu antusias ketika saya ajak untuk membuat es dengan bahan yang sederhana. Alat dan bahan yang kami siapkan antara lain : es batu, garam, wadah plastik dan termos es, dan tentunya bahan es nya yaitu susu sachet-an. Bahan susu kami pilih karena secara kandungan gizi lebih baik, juga untuk mendapatkannya lebih murah dan mudah. Ketika saya masuk kelas, mereka  antusias menanyakan prosedur atau langkah k...